Proyek Kami

Merakit & Menulis Ide


Apa yang sering Anda pikirkan ketika melihat konflik? Mungkin, Anda terbayang sebuah adegan yang berdarah-darah, jatuhnya korban, hingga kematian. Tetapi, pernahkah Anda membayangkan sebuah konflik yang berada di luar batasan moralitas, suatu benturan gagasan yang bersendi dari pluralisme? Apa jadinya bila memang perselisihan adalah sebuah tradisi yang harus dikembangkan di dalam sebuah demokrasi?

Jurnal Pivot adalah suatu upaya naif untuk mencoba memekarkan sebuah tradisi tersebut. Dari situ, kami adalah fasilitator untuk sebuah agōn. Suatu demokrasi, dalam hemat kami, adalah suatu gelanggang untuk memperjuangkan agenda, dengan perselisihan. Kami menolak sebuah tuntutan tidak berdasar bahwa demokrasi ala Indonesia berciri harmoni dan kekerabatan, sehingga konflik harus ditunda atau bahkan diharamkan.

Sebaliknya, kami justru percaya bahwa makna tentang keadilan dan keberadaan harus bersumber pada konflik. Oleh karena itu, Jurnal Pivot hadir sebagai sebuah platform untuk menghadirkan permusuhan sebagai diskursus budaya, politik, dan sejarah. Kami mendorong pada distribusi ide yang bertentangan, sebagai sebuah tanggapan terhadap budaya ‘gotong-royong’ yang menjadi pamflet stabilitas politik.

Bergabung dalam Tulisan

Jika tertarik untuk bekerja sama, termasuk mengirim tulisan, sila hubungi kami lewat: